Teknologi Informasi VS RUU Pornografi
Tidak sengaja aku nonton acaranya Metro TV, dialog tentang pro – kontra akan di berlakukan nya RUU Pornografi.
Bukan bermaksud sok berpolitik ria, aku sebenernya juga paling males ngurusin hal-hal yang berbau politik, otak gak kuat. Cuma RUU Pornografi sedikit menyita perhatian aku, memang kasus ini sedikit fenomenal dan agak aneh menurut aku. Kenapa RUU ini dibuat..? sebenarnya penting gak sih..? apakah Indonesia Negara tercinta kita ini udah segitu parahnya sehingga dikeluarkan RUU Pornografi segala..?
Banyak sebagian masyarakat menentang dengan di keluarkannya RUU ini, dengan alasan ke aneka ragaman budaya dan tradisi rakyat Indonesia yang berbeda-beda. Aku sendiri tidak tahu berada di pihak mana sekarang ini, yang pro atau kontra..? klo dipikir-pikir memang sebenarnya agak berlebihan ya..RUU ini?
Dalam pembahasan dialog di acara metro TV aku liat, sebenarnya udah banyak pasal yang mengatur hal tersebut, mengapa harus di tambah lagi, kenapa tidak disempurnakan saja..? augh ah gelap…!!
Maraknya porno-porno an, bugil-bugil an, telanjang-telanjang an, yang banyak di bicarakan dan katanya sudah sangat meresahkan “rakyat Indonesia”. Sebenarnya di balik resah atau tidak semuanya berbalik pada diri kita masing-masing, percuma biarpun ada RUU Pornografi, klo globalisasi dan teknologi informasi terus berkembang tanpa diimbangi sosialisasi yang benar.
Contoh majalah PlayBoy dicekal, yang dicekal kan yang di Indonesia, sedangkan Negara tetangga kita masih asoy geboy aja dengan majalah tersebut. Dan foto model nya juga banyak dari Indonesia, kata orang jerman “sami mawon mas”… :dsadsad: , klo mau intip-intip ke warnet aja beres..!! :haha:
Ribut-ribut masalah RUU Pornografi yang pasal-pasal nya belum jelas maksudnya, batasanya, tujuannya mau kemana dan malah RUU ini kabarnya bisa memecah belah rakyat Indonesia dan tidak memandang lagi Bhineka Tunggal Ika juga membuat batasan yang tidak jelas pada sebuah karya seni.
Semuanya terasa tidak berguna selagi kita kaum Cyber masih bisa menikmati globalisasi informasi, yang dengan sangat mudah kita dapatkan. Sekarang dengan ada tidak adanya RUU Pornografi tersebut, menjadi tidak penting bila dari masyarakatnya sendiri belum sadar. Tul gak..? :dsadsad:
Laju perkembangan informasi teknologi khususnya di bidang internet, sebenarnya sangat besar pengaruhnya dengan masalah bugil-bugil an saat ini. Banyangin anak-anak Sekolah dasar saat ini banyak yang sudah diajarkan di sekolah mereka caranya browsing di internet untuk berburu informasi, berarti mereka udah kenal donk dengan om google situs terbesar saat ini yang menyediakan database tempat penyimpanan situs-situs didunia. Mereka tingal ketik di Search anggine keyword kesukaan mereka klik telusuri…jrooot…jrooot… keluar tuh semua situs-situs yang mereka cari. Padahal anak-anak seumuran mereka rasa ingin tahu nya lebih besar di banding kita.
Terkadang ada kejadian-kejadin di luar control kita yang perlu diwaspadai, mungkin tanpa sengaja adik kamu nguping pembicaraan kamu saat lagi ngerumpi sama teman kamu, terus adik kamu dengar satu kalimat yang mengandung keyword..misal gini : “hoi..bro lo udah liat belum photonya cewek-sewek Bali lagi mandi yang terbaru..?”, langsung deh otak adik kamu nge record kalimat tersebut, analisa sedikit, dapet deh satu keyword “cewek mandi” ..mati lo…makanya klo deket adik kamu jangan sering ngomong jorok…
Langsung deh adik kamu pergi ke tempat temannya yang punya koneksi internet sendiri, dan kebetulan temannya cuma dijaga sama pembantu..pas banget dah…! Langsung mereka ketikkan keyword dengan jari-jari kecil meraka “cewek mandi”…jrooott…creeett.. keluar semua tuh situs yang mengandung kata kunci “cewek”, tidak cuma cewek mandi, tapi sampai cewek telanjang keluar juga, dan sialnya lagi, situs tersebut tanpa dilengkapi dengan member area, sekali klik langusng blarrrr…terpampang gambar yang mungkin tidak meraka bayang kan sebelum nya… :dsadasccc:
Yang terpenting saat ini adalah pintar-pintar kita sebagai yang mungkin lebih tau dan lebih mengenal dengan yang namanya internet, selalu dampingi adik-adik kita dalam menikmati teknologi informasi saat ini.
Misal adik kita punya sebuah hp, selalu cek isi hp mereka, jika mereka meminta koneksi internet pribadi dengan alasan untuk belajar, selalu dampingi mereka dalam mencari informasi, bila perlu beli program protek untuk situs-situs tertentu, bisa juga cabut kabel koneksi saat kita sedang keluar rumah, jangan letakan internet di kamar meraka, letakan di tempat terbuka, kecuali buat kita, loh..? kitakan udah gede…ceritanya… :dsadsad:
Jadi sebenarnya yang penting adalah sebuah proteksi dini dari kita, orangtua dan orang-orang yang menaungi teknologi informasi di Negara ini. Bila kita tidak tahu atau tidak mau tahu dengan masalah dan perkembangan teknologi informasi saat ini, kayaknya para kaum elit yang sedang berdebat masalah RUU pornografi menjadi percuma dan ga ada gunananya. Cuma buang-buang uang Negara untuk pengadaan konsumsi rapat mereka. Karena teknologi informasi terus berkambang dan memanjakan kita dengan fasilitas dan menidur kan kita dengan fitur-fitur baru meraka…huaaa…jadi pengen bobo…
Jadi kesimpulannya mana yang menang Teknologi Informasi VS RUU Pornografi…?




